Pilih Pemimpin Yang….

Januari 31, 2009

Di tahun 2009 ini kita akan menghadapi pemilu yang akan memilih wakil-wakil kita di DPR, memilih anggota DPD dan memilih Presiden dan Wakilnya.

Hingga saat ini kita hanya disuguhi oleh pemandangan wajah-wajah caleg DPR/DPRD, calon anggota DPD yang berserakan di sekitar lingkungan kita. Kita juga disuguhi oleh spanduk-spanduk dan bendera partai di mana-mana. Kita juga hanya disuguhi berita-berita dan iklan yang menunjukkan saling menyerang dan saling mengejek antara calon-calon presiden.

Kita sebagai rakyat hanya dianggap sekumpulan orang-orang bodoh yang bisa digiring oleh mereka untuk memilih mereka.

Saya yang mempunyai hak pilih tentunya mempunyai kriteria siapa-siapa yang akan saya pilih nantinya, baik itu partainya, calegnya maupun calon presiden dan wakilnya. Kriteria saya untuk partai maupun orang-orang yang diusung oleh partai tersebut adalah:

  1. Komitmen mereka terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  2. Komitmen mereka terhadap Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.
  3. Komitmen mereka untuk melindungi segenap rakyat dan tumpah darah Indonesia.
  4. Komitmen mereka atas kekuatan ekonomi, sosial politik dan militer Indonesia.
  5. Komitmen mereka terhadap pemberantasan korupsi.
  6. Komitmen mereka terhadap penderitaan rakyat.
  7. Komitmen mereka terhadap pemberantasan Narkoba dan Premanisme.
  8. Terakhir, komitmen mereka untuk membangun NKRI menjadi negara yang besar dan disegani.

Harusnya partai-partai mengkampanyekan hal-hal tersebut di atas, tidak hanya menjual program harga murah sembako, harga murah bbm atau menjual penderitaan rakyat Palestina.

Kita jangan sampai tertipu atau terpedaya atas kampanye-kampanye kampungan macam itu. Bangsa kita harus cerdas dan bisa mulai kritis terhadap partai-partai yang hanya sekedar mencari pekerjaan atau kekayaan dari Pemilu.SBY & JK

Iklan

Caleg modal jual tampang

Januari 9, 2009

Bulan-bulan akhir ini kita sudah disuguhi oleh pemandangan wajah-wajah orang di jalanan yang semuanya menujukkan bahwa mereka peduli sama rakyat, ganteng/cantik, agamis dan lain sebagainya. Mereka berfikir bahwa rakyat Indonesia adalah sekumpulan orang-orang bodoh yang bisa dibujuk dengan hanya menjual tampang mereka saja, tetapi saya lihat sekarang malah yang bodoh itu adalah para caleg itu sendiri yang merasa rakyat bisa dibodohi. Sampai saat ini partai-partai tempat bernaung para caleg tersebut tidak pernah terlihat mensosialisasikan apa program dan apa perjuangan mereka. Saya belum pernah mendengar program partyai mengenai apa komitmen mereka terhadap NKRI, apa komitmen mereka tentang korupsi, premanisme, kesehatan masyarakat, pendidikan, kekuatan militer kita, hubungan luar negri dsb. Partai yang baik tentunya di dalam masa kampanyenya harus terus menerus mensosialisasikan program dan tujuan atau arah perjuangan mereka. Hal tersebut akan memudahkan rakyat untuk memilih partai yang mengikuti pemilu. Partai-partai hanya sibuk menentukan siapa yang akan jadi caleg, maupun capres. Partai jadi calo bagi orang-orang yang ingin berkuasa di negri ini. Konyol bukan…? Kapan Indonesia bisa maju sejajar dengan negara lain kalau keadaan ini terus berlangsung…?